Time of Your Life - Rando Kim | Book Review
Time of Your Life
Penulis : Rando Kim
Jenis : Self-Improvemet
Penerbit : Bhuana Ilmu Populer
ISBN : 978-602-394-652-S
400 Halaman
Rate : 4.9 / 5
Sebuah dedikasi yang sesungguhnya memerlukan revolusi dari dalam. Ketika kamu mencoba untuk meraih sesuatu, bakat dan kemampuan yang kamu miliki berada di urutan nomor dua. yang paling penting adalah keberanian untuk mendedikasikan diri guna mengubah kehidupan, sementara pada saat yang sama kamu terus bergerak dan maju untuk meraih apa pun yang ingin kamu wujudkan. Banyak orang bodoh yang berkeinginan dan berkomitmen, tetapi ketika saatnya untuk bertindak, mereka menyerah karena kemalasan atau kebiasaan mereka. Selalu, yang akan diperhitungkan di akhir adalah tindakan dan keberanian. itulah makna revolusi. (Bag.2 hal. 137)
Isi buku ini terdiri dari 4 bagian :
1. Jawabannya ada di matamu
2. Titik terendah dalam hidupmu tidak sejauh yang kamu perkirakan
3. Keajaiban datang secara perlahan
4. Hidup yang ditentukan hari esok, hidup yang ditentukan oleh panggilan hidupmu.
Setiap bagian mempunyai beberapa subbab yang menjelaskan maksud dari setiap judul tersebut. Salah satu buku self-improvement yang the terbaik menurutku. Sejujurnya aku cukup pemilih untuk membaca buku terjemahan. Apalagi buku non-fiksi butuh waktu yang lama untuk selesai membacanya karna harus memahami maksud dari penulis. Makasih banget sih sama penerjemah yang buat buku ini asyik banget bua dibaca.
Buku ini merupakan persembahan penulis kepada sang anak yang mulai beranjak dewasa. Buku yang menggambarkan bagaimana penulis melewati masa mudanya dan bagaimana cara pandang penulis melihat remaja yang beranjak dewasa di sekitarnya. Mengingat bahwa penulis sendiri merupakan seorang profesor di salah satu universitas di Korea. Membaca buku ini seperti kamu sedang berbincang di sore hari bersama ayahmu tentang pengalaman hidupnya dan korelasinya terhadap dirimu. Setulus itu perasaan penulis yang kurasakan ketika membaca buku ini.
Beberapa pendapat beliau pada buku tersebut tidak sepenuhnya ku setujui karna perbedaan budaya antara Indonesia dan Korea seperti minum minuman keras. Di korea budaya ini diperbolehkan bagi remaja yang sudah memasuki umur 20 th. Tapi itu tidak berlaku bagi negara kita. Tentu saja sebagai seorang muslim budaya minum khomar dan pacaran tidak dibenarkan.
Terlepas beberapa hal tersebut tidak mengurang esensi penulis dalam menyampaikan pesannya kepada remaja yang sedang menuju dewasa. Penulis sangat bijak dalam menyampaikan pendapat dan kritikannya terhadap sikap remaja saat ini.
Jujur, hal ini membuatku tersadar bahwa perasaan seperti ini telah kulewatkan, ketika kesempatan itu dulu harusnya dapat kurasakan ketika ayahku masih hidup. Seorang ayah tidak akan mudah menyampaikan perasaannya seperti seorang ibu. Kadang tindakannya yang seolah tidak peduli pada kita hanyalah kamuflase dari perasaan bersalah karna tidak mampu mengungkapkan perasaan sayangnya yang begitu dalam. Dan apa yang dilakukan Prof. Rando Kim menulis sebuah buku untuk anaknya yang beranjak dewasa adalah bentuk kasih sayang seorang ayah yang begitu indah. Ah, aku merindukan ayahku
Buku ini sangat aku rekomendasikan untuk dibaca bagi temen-temen yang sering mempertanyakan masa mudanya dan cara bijak melewatinya.
#Meaning of my books by Riska.
Komentar
Posting Komentar